IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR TERHADAP MATA PELAJARAN PAI DALAM MENINGKATKAN RELIGIUSITAS PESERTA DIDIK DI SMKN 8 GARUT
DOI:
https://doi.org/10.70143/integratif.v7i2.575Kata Kunci:
Implementasi, Kurikulum Merdeka Belajar, Pendidikan Agama IslamAbstrak
Penelitian ini di latar belakangi konsep “Merdeka Belajar” yang diperkenalkan oleh Mendikbud RI Nadiem Makarim dalam sambutannya pada upacara Hari Guru Nasional (HGN) 2019. Gagasan ini muncul sebagai reaksi atas tuntutan sistem pendidikan pada era Revolusi Industri 4.0 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada Mata Pelajaran PAI SMKN 8 Garut, (2) implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada mata pelajaran PAI dalam meningkatkan religiusitas peserta didik di SMKN 8 Garut.
Kurikulum Merdeka hadir sebagai upaya pembaruan sistem pendidikan nasional yang lebih menekankan pada pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, diferensiasi pembelajaran, dan penguatan karakter, termasuk nilai-nilai religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru PAI dan peserta didik, serta penggalian dokumentasi Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) dan kegiatan pembelajaran. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Adapun prosedur analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka belajar dalam pembelajaran PAI di SMKN 8 Garut dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler dalam proses pembelajaran maupun melalui kegiatan kokurikuler dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, pendekatan kontekstual, dan integrasi nilai-nilai spiritual dalam kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. Adapun hasilnya menunjukkan bahwa (1) Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMKN 8 Garut sudah berjalan dengan baik namun masih perlu pengembangan dan penyempurnaan, (2) Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada Mata Pelajaran PAI sudah dilakukan sesuai dengan prosedur dalam Implementasi Kurikulum Merdeka belajar namun dalam teknis pembelajarannya tetap memperhatikan kebutuhan peserta didik sesuai dengan tuntutan lingkungannya, (3) Pembelajaran PAI telah mampu meningkatkan religiusitas peserta didik di SMKN 8 Garut, terbukti dari meningkatnya sikap spiritual dan penguatan karakter peserta didik baik di lingkungan satuan pendidikan maupun di tengah masyarakat.
Dalam tataran teknis, Implementasi Kurikulum Merdeka belajar masih memiliki beberapa hambatan baik dari aspek sarana dan parasarana, pola pikir dan respon dari pendidik dan peserta didik, terlebih tidak adanya pendampingan terstruktur dalam implementasinya.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Rifyal Luthfi MR, Dedi Ratno , Sopyan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
