MEMBANGUN BENTENG KARAKTER ANAK DI ERA DIGITAL DI DESA MUNCANG-KABUPATEN TASIKMALAYA

Authors

  • Asep Ahmad Arsyul Munir Institut Agama Islam Tasikmalaya
  • Itang Komar Institut Agama Islam Tasikmalaya
  • Rifyal Luthfi MR, Institut Agama Islam Tasikmalaya
  • Ziyan Nurfaiza, Institut Agama Islam Tasikmalaya
  • Vanni Nurfitriani Institut Agama Islam Tasikmalaya
  • Dede Iwan Institut Agama Islam Tasikmalaya

Keywords:

KKN, degradasi moral, literasi digital, pembinaan keagamaan

Abstract

Fenomena yang teramati di Desa Muncang menunjukkan adanya pergeseran nilai moral dan menurunnya jiwa keagamaan anak-anak akibat derasnya arus digitalisasi, terutama melalui penggunaan media sosial seperti TikTok yang mudah diakses tanpa batas. Kondisi ini terlihat dari melemahnya etika pergaulan, berkurangnya sikap hormat kepada orang yang lebih tua, dan menurunnya minat anak dalam aktivitas keagamaan di lingkungan masyarakat. Berangkat dari kesenjangan antara nilai luhur yang seharusnya dijaga dan realitas yang ditemui, kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Muncang dirancang untuk memberikan intervensi sosial melalui program literasi digital, pembinaan keagamaan berbasis masjid dan madrasah, serta pendampingan keluarga sebagai benteng utama pendidikan moral. Tujuan pengabdian ini adalah memperkuat karakter generasi muda agar mampu menghadapi tantangan era digital tanpa kehilangan identitas moral dan spiritual. Metode yang digunakan berupa pendekatan partisipatif dengan observasi lapangan, wawancara, serta keterlibatan aktif mahasiswa dalam merancang kegiatan yang bersifat tematik maupun berkelanjutan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran anak-anak dalam menyaring konten digital, tumbuhnya kembali minat mereka mengikuti kegiatan keagamaan, serta terbangunnya sinergi antara orang tua, guru, dan tokoh agama dalam mendampingi perkembangan anak. Kesimpulannya, program KKN berbasis penguatan karakter dan literasi digital terbukti efektif menjadi solusi preventif sekaligus kuratif bagi persoalan degradasi moral di era digital.

Published

2025-11-25