EDUKASI PREVENTIF ANTI-BULLYING BERBASIS PENGUATAN KARAKTER DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR

Penulis

  • Siti Sundari Institut Agama Islam Tasikmalaya
  • Muhammad Zainul Abidin Institut Agama Islam Tasikmalaya
  • Junjun Arip Nugraha Institut Agama Islam Tasikmalaya
  • Danial Kusumah Institut Agama Islam Tasikmalaya
  • Asep Husni Mubarok Institut Agama Islam Tasikmalaya
  • Siti Khoerunnisa Institut Agama Islam Tasikmalaya
  • Asri Salimah Institut Agama Islam Tasikmalaya

Kata Kunci:

bullying, edukasi preventif, penguatan karakter, psikoedukasi, sekolah dasar

Abstrak

Tindakan perundungan (bullying) pada jenjang Sekolah Dasar (SD) merupakan isu krusial yang memerlukan intervensi preventif yang holistik dan terstruktur. Penelitian menunjukkan bahwa perilaku bullying, baik dalam bentuk fisik, verbal, maupun relasional, memiliki dampak buruk jangka panjang pada kesehatan mental, hubungan sosial, dan prestasi akademik siswa. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi efektivitas model edukasi preventif anti-bullying berbasis penguatan karakter, khususnya penanaman nilai empati, kepedulian sosial, dan tanggung jawab, di lingkungan SDN 2 Mandalasari. Metode yang digunakan adalah Psikoedukasi Partisipatif dan Interaktif yang ditujukan kepada siswa SD usia 6–12 tahun. Intervensi dilaksanakan melalui tiga komponen utama yang saling mendukung: Ceramah Interaktif, Permainan Edukatif, dan Diskusi/Refleksi.2 Evaluasi program melibatkan pengukuran kognitif (pre-post test) untuk menilai peningkatan pemahaman serta observasi kualitatif terhadap perubahan perilaku siswa. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman kognitif siswa secara signifikan mengenai bentuk dan bahaya bullying, dengan tren peningkatan pemahaman total dari 33% menjadi 78%. Selain itu, observasi perilaku mengindikasikan adanya perubahan afektif positif, termasuk peningkatan keberanian untuk menolak atau melaporkan tindakan bullying, serta peningkatan rasa kebersamaan dan kepedulian di antara teman sebaya. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan preventif yang mengakar pada penguatan karakter merupakan strategi efektif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, suportif, dan bebas bullying.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-25

Terbitan

Bagian

Artikel